Sebagai manusia, kita semua pasti pernah memiliki satu atau beberapa kebiasaan buruk dalam hidup. Merokok, makan junk food, suka ngomongin orang, menonton film porno, hingga mengonsumsi narkoba adalah sejumlah kebiasaan buruk yang mungkin pernah bahkan kerap kali kita lakukan.

Apabila hanya dibiarkan saja, kebiasaan buruk itu bisa-bisa bertransformasi menjadi sebuah kebutuhan. Yang mana jikalau itu terjadi pastilah akan membuat kita semakin sulit untuk lepas dari belenggu kebiasaan tersebut.

Namun, bagaimanapun juga kita mesti menyadari bahwa kita adalah manusia. Artinya kita memiliki kemampuan yang mutlak dalam mengendalikan diri kita sendiri jika kita dengan sadar mau memanfaatkan kuasa itu. Sehingga, sejatinya tidak ada satupun kebiasaan buruk yang tidak bisa kita ubah. Semuanya pasti bisa, tak peduli sudah se-men-darah-daging seperti apa kebiasaan itu dalam hidupmu.

Asalkan kamu mau mempraktekkan 11 cara menghilangkan kebiasaan buruk dibawah ini dengan sabar dan konsisten, saya yakin kamu pasti bisa melompat keluar dari lingkaran setan yang selama ini mengelilingimu.

Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk

1. Buat Rencana

cara menghilangkan kebiasaan buruk

When you fail to plan, you plan to fail

Agar setiap hal yang dikerjakan bisa berhasil, maka pastikanlah untuk selalu memulai dengan sebuah rencana. Termasuk itu dalam usaha menghilangkan kebiasaan buruk. Jangan harap kebiasaan buruk dalam diri bisa hilang begitu saja hanya karena kita memiliki keinginan untuk menghilangkannya.

Sebab kalau cuman itu saja persyaratannya (keinginan), pastilah sekarang ini kamu tidak akan menemukan orang yang menjalani proses rehabilitasi akibat candu narkoba. Dan juga kamu tidak akan lagi melihat psikiater yang sibuk menawarkan jasa konsultasinya kepada orang-orang.

Kamu butuh lebih dari sekedar keinginan untuk berubah. Kamu membutuhkan rencana serta usaha yang konsisten supaya kebiasaan buruk dalam dirimu itu bisa benar-benar hilang.

Baca juga: 6 Hal yang Saya Harap Saya Tahu Sebelum Usia 20 Tahun

Identifikasi terlebih dahulu apa kebiasaan buruk yang ingin kamu hilangkan. Setelah itu tetapkan target kapan seharusnya kebiasaan tersebut hilang dari hidupmu. Juga jangan lupa untuk menentukan tolak ukurnya (suatu kondisi dimana kamu bisa dikatakan lepas dari sebuah kebiasaan buruk), supaya kamu bisa mengetahui apakah ikhtiar yang selama ini kamu lakukan berhasil atau tidak. Apabila gagal, maka buatlah strategi, rencana, dan pendekatan baru sampainya berhasil.

2. Fokuslah Mengubah Kebiasaan Buruk Satu demi Satu

11 cara menghilangkan kebiasaan buruk

Manusia memang lazimnya adalah mahluk hidup yang serakah. Bahkan dalam urusan menghilangkan kebiasaan buruk, manusia cenderung suka menampakkan sifatnya ini. Kita condong memilih untuk merubah seluruh kebiasaan buruk kita sekaligus dan dalam waktu yang bersamaan.

Padahal, dalam ilmu psikologi, ada istilah “ego depletion” yang menginformasikan bahwa willpower atau motivasi itu bisa berkurang seiring dengan waktu dan frekuensi penggunaannya.

Ibarat otot, motivasi manusia juga bisa mencapai titik lelah-nya sendiri. Dimana jika dikaitkan dengan usaha dalam menghilangkan kebiasaan buruk, menandakan sebuah kondisi ketika kita sangat rentan terjerumus ke dalam jurang temptation (godaan) untuk melakukan (lagi) kebiasaan buruk yang sudah susah payah kita upayakan agar tidak terulang kembali.

Motivasi atau kontrol diri, bisa berkurang.

Maka, adalah hal yang bijak bila kita menggunakannya secara efektif. Tidak usah kamu buru-buru menghilangkan semua kebiasaan buruk kamu dalam sekali waktu. Cukup hilangkan satu demi satu, perlahan-lahan, hingga tanpa kamu sadari sudah tidak ada lagi kebiasaan buruk yang mesti kamu hilangkan.

3. Identifikasi Pemicunya

Salah satu langkah penting dalam cara menghilangkan kebiasaan buruk adalah mengenali lebih dulu pemicu dari kebiasaan buruk yang ingin kamu hilangkan. Jika kebiasaan burukmu adalah merokok, maka mungkin pemicunya adalah perasaan stress, ajakan dari teman, atau akibat dari perasaan bosan.

Sementara apabila kebiasaan burukmu itu adalah suka makan junk food, mungkin pemicunya berasal dari rasa lapar ‘mata’ kamu yang tidak terkontrol, adanya lusinan toko fast food yang berjejer di sekitarmu, atau simply karena terpengaruh kebiasaan anggota keluargamu.

Supaya menjadi lebih mudah menghilangkan kebiasaan buruk, kamu mesti tahu dulu apa pemicunya. Setelah itu, baru kamu lanjutkan dengan melakukan langkah berikut ini ….

3. Sebisa Mungkin Hindari Segala hal (Tempat, Orang, Lingkungan) yang Memancing Kita untuk Kembali Melakukan Kebiasaan Buruk itu Lagi

Tak peduli sekuat apa tembok motivasi kamu dalam mengendalikan diri, tetap saja bakalan bocor bila kamu berdekatan dengan hal-hal yang merupakan trigger (pemicu) timbulnya kebiasaan burukmu itu.

Jika kamu ingin berhenti dari kebiasaan merokok, tetapi masih saja kerap kali datang ke bar, maka rasanya mustahil kamu bisa lepas dari kebiasaan buruk itu. Hal yang sama berlaku untuk kebiasaan buruk lainnya.

4. Menulis Jurnal

cara menghilangkan kebiasaan buruk

Keempat, cara menghilangkan kebiasaan buruk itu bisa kamu tempuh dengan mulai menulis jurnal. Kamu bisa menulis proses hari demi hari, tahap demi tahap yang kamu lalui saat berusaha keluar dari candu yang membawa nestapa. Rekam seluruh perkembangan usaha yang kamu lalui di jurnal tersebut.

Tuliskan statistik datanya, apa yang kamu alami/rasakan saat godaan untuk kembali melakukan kebiasaan buruk itu datang menghampiri dan apa yang kamu lakukan?, strategi apa saja yang sudah terbukti tidak bisa membantu kamu untuk menghilangkan kebiasaan buruk, dan lain sebagainya.

Jurnal ini akan sangat berguna bagi kamu untuk mengetahui dimana letak kekurangan kamu, dan apa yang perlu kamu perbaiki supaya setiap usaha kamu untuk menghilangkan kebiasaan buruk gak bakalan berakhir sia-sia.

5. Miliki Tekad dan Komitmen yang Kuat

Gaya hidup minimalis

Pasalnya, tanpa kedua hal tersebut, semua usahamu akan percuma saja. Toh, walaupun kamu sudah melakukan berbagai cara menghilangkan kebiasaan buruk yang saya tulis disini, ujung2nya kamu bakal menyerah. Pondasi karaktermu tidak kuat dan tiang-tiang motivasi yang kamu miliki itu mudah roboh.

6. Kelilingi Dirimu dengan Lingkungan yang Mendukung

Baik itu berupa sekumpulan orang dengan perilaku positif, fasilitas yang memadai, serta jauh dari pemicu kembalinya kamu pada doing bad habit lagi, pastikanlah sarana seperti itu ada di sekeliling kamu. Teruma ketika sedang berjuang keluar dari perangkap kebiasaan buruk yang seringkali menjerat.

Menurut situs psychologytoday, lingkungan memiliki pengaruh yang sangat penting dalam mendorong terbentuknya perilaku baru pada manusia. Artinya sebuah kebiasaan entah itu sifatnya baik atau buruk, bisa dengan mudah terbentuk akibat faktor dari lingkungan.

Mengutip pernyataan situs tersebut dalam buku Mindless eating, kita bisa melihat bagaimana penyesuaian kecil pada lingkungan bisa mempengaruhi perilaku kita.

Jika kamu menggunakan sendok besar, kamu akan makan lebih banyak. Jika kamu menyajikan makananmu dalam piring besar, kamu juga akan lebih banyak makan. Jika kamu memindahkan mangkuk kecil berisi coklat di meja yang berjarak 6 kaki (sekitar 182 cm) dari kamu, maka kamu akan makan setengahnya saja. Jika kamu makan sayap ayam dan mengeluarkan tulangnya dari meja, maka kamu akan lupa seberapa banyak (yang telah) kamu makan dan kamu akan makan lebih banyak.

Berangkat dari fakta diatas, maka seharusnya kebiasaan buruk juga dimungkinkan hilang hanya dengan mengatur atau menyesuaikan lingkungan sekitar. Sehingga tidak lagi memungkinkan bagi kita untuk kembali pada melakukan kebiasaan buruk yang sama lagi.

There’s just one way to radically change your behavior: radically change your environment.

—Dr. B.J. Fogg, Director of Stanford Persuasive Lab

7. Sibukkan diri melakukan pekerjaan (kegiatan) yang positif

proyek

Kata Leo Babauta dari Zen Habits, pada umumnya kebiasaan buruk itu muncul akibat dari perasaan stress dan bosan. Yang lantas membuat kita terpancing untuk mencari pelampiasan, yang biasanya di-manifestasi-kan ke dalam bentuk perilaku yang buruk. Dan karena dilanda perasaan stress dan bosan, perlahan-lahan mulailah terbentuk sebuah kebiasaan buruk tanpa kita sadari.

Nah, untuk menghindari terbentuknya kebiasaan buruk, maka selalu pastikan dirimu berkutat pada pekerjaan atau kegiatan yang positif.

8. Minta Bantuan Orang Lain

cara menghilangkan kebiasaan buruk

Salah satu cara menghilangkan kebiasaan buruk yang juga pantas kamu coba adalah dengan meminta pertolongan orang lain. Terutama para profesional seperti psikiater atau ahli kejiwaan. Pasalnya, saya yakin tidak setiap kebiasaan buruk itu bisa dihilangkan mudah. Ada beberapa kebiasaan buruk yang sudah lengket dan mendarah daging pada diri seseorang dan sukar untuk dilepas.

Baca juga: Apa itu Mental Gratisan? dan Kenapa Selalu Saja Ada Orang Seperti Itu?

Nah, jenis kebiasaan buruk seperti itulah yang sudah sepantasnya membutuhkan bantuan tenaga profesional. Maka dari itu, jika saat ini kamu merasa kewalahan dalam menghilangkan kebiasaan buruk kamu, tidak perlu ragu untuk segera datang ke unit layanan psikolog terdekat.

9. Sabar, Bentuk Paradigma Maraton Race

Seperti halnya membentuk sebuah kebiasaan baru, cara menghilangkan kebiasaan buruk, terlebih yang sudah nge-lem dengan kuat, pun membutuhkan waktu yang tidak cepat supaya bisa benar-benar hilang.

Menghilangkan kebiasaan buruk bukanlah perkara yang mudah dan bisa dicapai dengan cepat. Butuh melewati sejumlah proses untuk bisa menyentuh titik akhir perjalanan. Namun sayang, proses inilah yang kadangkala mampu membuat orang-orang menyerah.

Menyerah karena tidak sabar ingin mendapatkan hasil. Maunya cepat-cepat. Berpikir layaknya seorang pelari sprint. Memiliki garis finish yang dekat. Sementara faktanya tidak demikian.

Menurut sebuah studi, dibutuhkan waktu antara 18 – 254 hari bagi seseorang untuk bisa membentuk sebuah kebiasaan baru. Atau rata-rata 66 hari. Artinya adalah untuk menghilangkan kebiasaan buruk pun dibutuhkan waktu yang kurang lebih hampir sama dengan itu.

Jadi, bersabarlah.

Anggaplah kamu seperti sedang mengikuti sebuah perlombaan lari maraton. Finishnya jauh. Tidak seperti sprint. Dalam maraton yang paling dibutuhkan bukan kecepatan kamu. Melainkan kekuatan dan daya tahan yang kamu miliki.

Baca juga: 6 Cara Menjadi Diri Sendiri dan Kenapa Ini Penting?

Bisakah kamu menyentuh garis finish? Silahkan jawab sendiri.

10. Sebisa Mungkin Jauhi Kesendirian

cara menghilangkan kebiasaan buruk

Salah satu alasan yang mendorong seseorang kembali pada kebiasaan lamanya adalah akibat dari perilakunya yang suka menyendiri. Saat seseorang tengah sendirian, otaknya itu akan rentan berpikir dan melamun kesana kemari. Hingga tanpa disadari bisa bisa kamu kepikiran untuk kembali lagi melakukan kebiasaan buruk yang pernah kamu lakukan di masa lalu.

Berhubung tidak ada orang disekitar yang melihat dan berpotensi akan menegur kamu, otomatis probabilitas kamu untuk benar-benar melakukan kebiasaan buruk tersebut menjadi semakin tinggi.

Sehingga, pastikanlah sebisa mungkin kamu untuk menjauhi kesendirian. Ini adalah cara menghilangkan kebiasaan buruk yang cukup efektif untuk dicoba.

11. Selalu Berpikiran Positif

cara menghilangkan kebiasaan buruk

Kebiasaan buruk merupakan suatu hal yang tidak mungkin hidup dan timbul dari pikiran yang positif. Saya percaya ini. Oleh karena itu, janganlah sembarang menerima informasi yang ada di depan mata kamu.

Seleksi dan pilah-pilih informasi sebelum kamu memasukkannya ke dalam otak. Pastikanlah bahwa pikiran kamu selalu diberi makanan yang baik-baik saja. Makanan pikiran yang menumbuhkan rasa percaya diri, optimisme, dan keyakinan. Sehingga logikanya akan menjadi lebih mudah bagi kamu untuk lepas dari kebiasaan buruk. Toh, mindsetnya udah benar, tinggal action aja.

Begitulah 11 cara menghilangkan kebiasan buruk yang bisa kamu coba. Jadi, bagaimana menurutmu?

All Image: Pexels

Author

Freelance Writer, Blogger, and Finance enthusiast. Blog ini saya buat untuk berbagi tips finansial, investasi, dan berbagai cara menghasilkan uang dari internet. Hubungi halo@zaipad.com untuk perihal pertanyaan dan kerjasama.

4 Comments

    • Zai Z Reply

      Baru tau kalau aristotle pernah blg gitu.. thanks quotenya, mba

Write A Comment

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!

Mau Informasi GRATIS tentang Tips Finansial dan How to Make Money Online dari Zaipad?

*Bonus E-Book 53 Cara Mendapatkan Uang dari Internet khusus untuk kamu yang mendaftar hari ini. 

Pendaftaran Berhasil! Silakan cek Inbox kamu untuk Konfirmasi Email.