Pertama-tama, saya minta maaf karena judul artikel ini yang mungkin terkesan Clickbait buat kamu. Tapi, sabarlah sedikit. Jangan langsung terburu-buru menekan ‘back/kembali’ sebelum kamu membaca artikel ini sampai habis. Pasalnya, kali ini saya yakin kamu akan berterima kasih kepada saya karena sudah membagikan artikel ini secara gratis.

Baiklah, mungkin pendapat saya tadi itu memang berlebihan.

Jadi, kenapa sih kamu harus repot-repot membuat blog pribadi yang unik dan bikin kangen? Kenapa tidak membuat blog yang sama seperti orang lain saja? Alasannya sederhana yakni jika sebuah blog itu standout atau istilahnya beda dari yang lain, punya ciri khas tersendiri, orang-orang pasti akan lebih mudah mengenalinya.

Berikut, kalau misal teknik pemasaran dan konten blognya benar-benar bagus dan memberikan manfaat pada sejumlah orang, traffic-nya pasti bakalan gede. Kalaupun traffic-nya biasa-biasa saja, setidaknya blog itu bakalan punya pelanggan setia bahkan bisa-bisa sampai fanatik. Jadi kalau blog itu jual produk atau jasa bisa jadi mereka langsung buru-buru beli. Paham gak sampai sini?

Nah, selain itu ada juga satu alasan kenapa blog yang baik itu adalah blog yang unik dan bikin kangen. Yaitu karena sampai detik ini saya yakin pasti sudah ada milyaran bahkan mungkin triliunan blog/website yang tercipta di planet bumi. Artinya kalau blog kita tidak ada bedanya dengan yang lain, buat apa pembaca harus repot-repot datang ke blog/website kita. Toh sama saja bukan?

Makanya disini saya tekankan pentingnya membuat blog pribadi yang unik dan kalau bisa juga ngangenin alias bikin kangen.

Lantas, bagaimana sih cara membuat blog pribadi yang unik? Yang stand out dari blog-blog lain di luar sana. Atau yang seperti katanya seth godin; blog yang layaknya purple cow alias sapi ungu. Mudah diidentifikasi dan cuman ada satu-satunya.

Jawabannya berikut ini.

1. Punya gaya bahasa sendiri atau tulisan yang sarat personal

Saya merasa lucu saja dengan kemunculan blog-blog pribadi di Indonesia yang menggunakan gaya bahasa seperti yang ada di media berita. Alias terlalu formal atau terlalu ilmiah. Kalau seperti itu, saya pikir kurang pantas menyebutnya sebagai blog pribadi. Sebutan yang paling cocok nampaknya bukan blog pribadi, melainkan blog informasi, website atau situs.

Saya tahu memang ada sejumlah orang yang dengan sendirinya senang menggunakan gaya bahasa formal. Saya pun demikian, kadangkala juga saya suka menulis dengan gaya bahasa formal. Terutama jika topik tulisannya agak berat dan saya rasa tidak masuk jika dibicarakan menggunakan gaya bahasa yang santai.

Namun, walaupun begitu, saya tetap berusaha sebisa mungkin untuk menaruh bumbu-bumbu personal atau kepribadian saya ke dalam tulisan tersebut. Seperti memberikan contoh pengalaman pribadi, cerita tentang peristiwa yang berkaitan dengan saya, dan lain sebagainya.

Saya yakin bila saya menulis seperti itu, meskipun gaya bahasanya formal, pembaca tetap bisa merasakan keberadaan saya bahkan sampai ikut merasakan apa yang saya rasakan saat menulis tulisan tersebut.

Baca juga: Cara Menjadi Sukses

Jadi, jika kamu ingin blog pribadi kamu itu unik, janganlah takut-takut menulis atau menahan menulis sesuatu yang sesuai dengan dirimu.

2. Blog memiliki manfaat untuk pembaca

Walaupun seluruh tulisan yang ada di blog kamu itu menggunakan gaya bahasa sendiri, tapi kalau minim bahkan tidak memiliki manfaat sama sekali bagi pembaca, buat apa? Blog kamu bisa saja unik namun jelas ngangenin.

Logikanya buat apa seseorang harus membaca artikel di sebuah blog kalau tulisannya tidak memberikan pengaruh sama sekali: ‘Aduh, Hari Ini Gue Malas banget si A, karena …., …., …., …. ‘ – yang benar saja!

3. Suarakan Opinimu

Tentu boleh sesekali kamu memasukkan pendapat atau kalimat orang lain ke dalam tulisanmu. Namun, pastikan tetap ada pendapat atau opini kamu di dalamnya. Jangan keseluruhan menggunakan sudut pandang orang lain. Kalau begitu apa lagi maksud dari blog PRIBADI?

4. Sisipkan emosi dengan cerita

Salah satu keunggulan dari membut blog pribadi adalah bebas menaruh emosi apa saja di dalam konten yang ada di blog tersebut. Baik itu konten tulisan, suara, hingga suara+visual.

Sebuah konten yang memiliki emosi didalamnya akan jauh lebih dihargai pembaca daripada yang tidak. Jadi, usahakan untuk selalu menyisipkan unsur emosi setiap kali kamu ingin menerbitkan konten baru di blog. Dan cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan bercerita.

Jadi, berceritalah. Ketika ada topik bahasan di artikel yang kebetulan relevan dengan pengalaman kamu, ceritakan saja. Sehingga bisa menarik bagi pembaca.

5. Pilih tema blog yang mendeskripsikan kamu

Contoh dalam blog saya ini, saya memilih menggunakan tema yang minimalis. Alasannya adalah karena saya termasuk tipe orang yang suka dengan hal-hal yang sederhana. Didominasi warna putih. Tanpa banyak embel-embel. Fokus pada hal yang penting-penting saja, dalam hal ini ialah konten blog saya.

Seorang Raditya Dika, sebelum terkenal seperti sekarang, dulunya adalah seorang blogger dan ia menggunakan tema yang sesuai dengan dirinya. Kreatif. Ada grafik wajah dan gambar abstrak.

Sementara bena kribo dulu juga menggunakan tema blog yang serupa dengan radit – Benablog. Penuh dengan ilustrasi dan gambar. Terutama yang berkaitan dengan brand yang coba ia bangun; kribo.

Makanya saat itu terpapar jelas gambar rambut kribo yang besar di bagian header blognya. Sekarang saat bena sudah berkeluarga, tema blognya pun sudah berganti. Lebih ke minimalis dan pembahasannya lebih mengarah pada topik pengembangan diri seperti tentang menghargai waktu, refleksi, dan lain-lain.

6. Membahas satu topik utama

Jelas ini lebih ke selera masing-masing saja. Kalau kamu senang memiliki blog pribadi dengan berbagai macam topik, ya silahkan. Tetapi kalau menurut saya, blog pribadi dengan fokus satu topik utama jauh lebih baik daripada dengan blog sejuta topik. Pasalnya, blog dengan satu topik utama akan mudah dikelola. Juga akan lebih mudah mencari topik untuk dibahas karena target pembacanya yang jelas. Masalah yang dialami oleh para pembaca pun jelas.

Lantas, jika saya hanya punya satu topik utama saja, apakah berarti saya tidak boleh membahas topik yang lain. Tentu saja boleh. Lagipula itu adalah blog milik sendiri, bukan milik banyak orang. Hanya saja pastikan kamu tetap memiliki satu topik bahasan yang utama di blog kamu.

Kesimpulan

Saat berencana membuat blog pribadi, pastikanlah kamu tidak terpengaruh dengan cara pengelolaan blog yang ada di luar sana. Bangun dan uruslah blog itu sesuai dengan seleramu sendiri. Suarakan opinimu. Buat ciri khas blogmu. Be Different!

Jika kamu menyukai artikel ini, kamu mungkin juga suka dengan 5 Manfaat Blogging terhadap Pengembangan Diri dan Cara Mengatasi Rasa Malas Menurut Pengalaman Pribadi

Author

Freelance Writer, Blogger, and Finance enthusiast. Blog ini saya buat untuk berbagi tips finansial, investasi, dan berbagai cara menghasilkan uang dari internet. Hubungi halo@zaipad.com untuk perihal pertanyaan dan kerjasama.

Write A Comment

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!

Mau Informasi GRATIS tentang Tips Finansial dan How to Make Money Online dari Zaipad?

*Bonus E-Book 53 Cara Mendapatkan Uang dari Internet khusus untuk kamu yang mendaftar hari ini. 

Pendaftaran Berhasil! Silakan cek Inbox kamu untuk Konfirmasi Email.