Umumnya, ada dua jenis sabar, yaitu sabar dalam mengendalikan amarah dan sabar dalam menunggu (hasil, membuat keputusan, dll). Dua-duanya jika dimiliki akan memberikan dampak positif pada kehidupan seseorang. Seperti menuntun pada tercapainya karir/bisnis yang sukses hingga teraihnya ‘ketenangan’ hati dan pikiran karena mampu mengontrol diri dengan baik.

Maka dari itu, rasanya penting sekali bagi kita untuk mulai menumbuhkan sifat sabar di dalam diri… Itupun kalau kita betul-betul kepengen menikmati kehidupan yang demikian. Caranya adalah dengan senantiasa melatih kesabaran kita setiap hari, terus menerus, sampainya meninggal.

Tanpa harus basa-basi lagi, berikut 7 tips cara melatih kesabaran yang bisa kamu lakukan.

1. Tenang adalah Koentji

 Tenang adalah koentji - cara melatih kesabaran

Kondisi hati atau pikiran yang semrawut, nyesek, stress, dan sebagainya adalah bentuk lingkungan yang tidak sesuai bagi sifat sabar untuk bertumbuh. Makanya, langkah pertama yang tepat yang harus dilakukan dalam upaya melatih kesabaran adalah dengan terlebih dahulu melatih sikap tenang dalam diri.

Caranya bisa ditempuh dengan berlatih meditasi. Berlatih fokus pada pernapasan dan menghiraukan hal yang lain. Saya sendiri sudah dan rencanya akan terus melakukan latihan meditasi setiap harinya. Dan akhir-akhir ini, setelah melakukan latihan meditasi selama beberapa minggu, saya mulai menemukan diri saya menjadi lebih tenang yang demikian juga mengakibatkan saya menjadi lebih sabar. Baik itu sabar dalam mengendalikan amarah maupun sabar dalam berproses mencapai tujuan yang diinginkan. Jika kamu tidak percaya, cobalah sendiri.

2. Sering bergaul dengan kawan yang lebih dewasa

Orang yang lebih dewasa umumnya memiliki wisdom atau kebijaksanaan yang tinggi dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, daripada kita. Termasuk itu dalam hal bersabar. Saya sering ketemu dengan orang-orang yang lebih senior dari saya yang sering dihujat, dibicarakan orang lain, bahkan diperlakukan tidak pantas, namun tetap saja mampu bersabar dan mengendalikan amarah.

Baca juga: 6 Cara Menjadi Diri Sendiri dan Merasa Bangga 

Karena terus bergaul dan menjalin hubungan dengan mereka, lama kelamaan saya pun menjadi lebih sabar dan yang paling penting menjadi lebih bijak dalam menghadapi berbagai masalah hidup. Sehingga tidak berlebihan jika saya disini menyarankan kamu untuk melatih kesabaran dengan cara memperbanyak bergaul dengan orang-orang yang lebih dewasa darimu.

3. Baca biografi

baca biografi - cara melatih kesabaran
Image via PBS.org – (Photo by Underwood Archives/Getty Images)

Terkadang ketika saya membaca biografinya orang-orang besar, baik itu para ilmuwan, petualang, sejarawan, filsuf, dan lain sebagainya, saya menjadi bisa lebih banyak belajar soal arti dari sebuah kesabaran dan bagaimana cara melakukannya (terus bersabar) meski dalam situasi yang begitu sulit. Dan itulah alasan kenapa saya menaruh tips yang satu ini sebagai salah satu tips cara melatih kesabaran yang patut untuk dicoba.

4. Rutin melakukan evaluasi

Walau kita sudah belajar serta mempraktekkan seluruh cara melatih kesabaran sekalipun, tetap saja saya yakin suatu saat kita akan dapat menemukan diri ini kembali menjadi sosok orang yang tidak punya rasa sabar sama sekali.

Oleh karena itu, ‘evaluasi’ dalam hal ini menjadi satu aktivitas yang penting untuk terus dilakukan secara berkala. Karena saya percaya bahwa melakukan evaluasi (introspeksi) terhadap diri sendiri itu sama seperti dengan kita melakukan charging atau mengisi baterai supaya tetap semangat dan termotivasi dalam menjaga level kesabaran yang dimiliki.

5. Tidak usah membayangkan terlalu jauh, fokus saja pada hal-hal yang saat ini

fokus pada masa sekarang
Image via Tom Ferry

Salah satu penyebab kita menjadi orang yang tidak sabaran dalam berproses alias tidak sabar menunggu hasil dari sesuatu yang sedang kita kerjakan adalah karena umumnya kita terlalu fokus memikirkan hal-hal yang jauh berada di masa depan. Terutama sibuk membayangkan hal baik yang berpotensi akan terjadi dalam hidup kita nanti. Dan menjadi begitu ‘bergairah’ karenanya.

Baca juga: Cara Menikmati Hidup dengan 5 Langkah Sederhana

Padahal, di masa depan apapun bisa saja terjadi. Untuk itu, daripada berpikir terlalu jauh, mending fokuskan saja perhatian pada hal-hal yang sekarang ini, seperti apa yang akan kita lakukan berikutnya, masalah apa yang harus saya selesaikan saat ini, dan lain-lain. Dengan demikian, pikiran kita akan lebih terfokus dan menjadi lebih sabar dalam menjalani proses. Lagipula hidup itu butuh proses, bro.

Everything comes to you at the Right Time.

Be patient.

unknown

6. Sediakan waktu mengajarkan orang lain, terutama anak-anak

Jika saya hanya boleh membagi satu tips cara melatih kesabaran saja kepadamu, maka inilah tips yang akan saya kasih. Yaitu cobalah mengajarkan ilmu kamu kepada orang lain, terutama anak-anak. Kenapa anak-anak? Karena pada umumnya sifat mereka itu ngeselin, tidak peduli, dan yang paling parah kadang-kadang suka loading. Nah, disitulah letak tantangannya.

Jadi, kalau kamu memang niat mau melatih kesabaran, sesekali berperanlah sebagai guru.

7. Pilihlah untuk bersabar

Tak peduli seberapa banyak tips dan cara yang sudah dicoba, pada akhirnya untuk menjadi sabar itu semua kembali pada pilihan kita masing-masing. Jika kita memilih bersabar, maka seharusnya kita pun akan sabar. Dan begitu pula sebaliknya.


Demikian sedikit penjelasan dari saya tentang cara melatih kesabaran dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan. Semoga bermanfaat.

Author

I write, therefore I Am | Blog ini saya gunakan untuk menulis tentang opini, pengalaman, maupun tips2 yang berkaitan dengan topik finansial dan blogging. Buat kamu yang ingin bertanya (request artikel), silahkan langsung melalui halaman Ask ME . Sosial media: Twitter | Instagram Business inquiries: Kontak

5 Comments

  1. nomor 5 nih kadang saya mikir jauhhh banget ke depan… padahal belum tentu terjadi apa2…. udah harusnya sih kita fokus apa yang terjadi di saat ini saja

    • Zai Z Reply

      Yup, makanya kadang meditasi itu penting buat latihan fokus

  2. adh1hermawan Reply

    Thanks sudah melatihku tentang sabar walau hanya lewat tulisan

Write A Comment