Segala bentuk emosi yang tidak terkendali dengan baik tentu dapat menimbulkan masalah pada diri seseorang. Apalagi jika emosi tersebut merupakan emosi negatif seperti marah, sedih, kecewa, dan lain sebagainya. Hal ini akan berpotensi mengakibatkan individu menderita stress dan penyakit seperti gangguan tidur, stroke, hingga serangan jantung. Makanya, dalam hal ini penting sekali bagi kita untuk tahu bagaimana cara mengendalikan emosi.

Emosi, dalam definisinya sebagai suatu ekspresi normal yang ditunjukkan oleh manusia atas berbagai hal yang terjadi dalam hidupnya, jika dikendalikan (dikelola) tentu dapat membuat kehidupan seseorang menjadi lebih baik. Terutama membuatnya menjadi lebih dewasa, tenang, damai, dan bijak karena emosi tidak lagi menjadi ‘boomerang’ yang bisa mempengaruhinya.

Apabila kamu ingin menjadi tipe orang dengan jiwa yang damai seperti itu, maka suka tidak suka kamu harus belajar bagaimana cara mengendalikan emosi kamu mulai dari sekarang. Kamu bisa mulai dengan mempraktekkan beberapa cara dibawah ini.

1. Tenangkan dirimu

tenangkan dirimu - cara mengendalikan emosi

Saat kamu dalam kondisi kesal dan marah terhadap sesuatu hal, segeralah tenangkan diri kamu. Lakukan dua hal berikut ini untuk menenangkan diri:

  • Menarik napas dan menghembuskannya secara perlahan: Tarik napas secara perlahan dan dalam hingga rongga dada kamu terasa penuh dengan udara. Lalu tahan selama 2 – 3 detik, kemudian hembuskanlah secara perlahan.
  • Kosongkan pikiran sejenak: Saat kamu tengah melakukan teknik pernapasan dalam seperti diatas, cobalah untuk tidak sama sekali memikirkan dan mengkhawatirkan apa-apa. Cukup fokuskan perhatian kamu pada aktivitas bernapas yang sedang dilakukan. Buat pikiranmu kosong. Maksud saya, benar-benar kosong meski hanya untuk sesaat.

2. Ubah sudut pandang kamu

ubah sudut pandang - cara mengendalikan emosi

Terkadang beberapa sebab yang membuat kamu marah, sedih, hingga kecewa sebetulnya hanya merupakan hal yang sepele alias tidak gitu-gitu amat. Sedih karena pacar belum membalas pesan kamu atau marah gara-gara orangtua terkesan lebih perhatian kepada adikmu, adalah dua contoh sederhana hal sepele yang kerap mendapat reaksi berlebihan.

Baca juga: 6 Cara Menjadi Diri Sendiri, Buat Kamu yang Masih Suka Minder!

Untuk itu, cobalah setiap kali kamu mau emosi (marah, sedih, kesal, kecewa, dll), tanyakan terlebih dahulu apakah sebab yang membuat kamu emosi ini layak atau tidak? Kalau cuman hal sepele, kenapa harus emosi sih? Gitu. Ubah sudut pandang kamu, niscaya emosimu akan jadi lebih terkendali.

3. Alihkan perhatian

Saat kamu sedang marah, cobalah untuk mengalihkan perhatian kamu pada sesuatu hal yang lain. Misal, cobalah menonton tv, berenang, berolahraga, berbicara dengan teman, dan aktivitas lainnya yang kamu suka. Apapun itu, yang penting jangan sampai kamu hanya berdiam diri saja. Sebab berdiam diri justru hanya akan mengakibatkan pikiranmu menjadi liar hingga bisa-bisa memeperparah level amarah yang sedang kamu rasakan.

4. Berlatih meditasi

Salah satu cara mengendalikan emosi yang sifatnya preventif adalah dengan mulai berlatih meditasi. Kegiatan duduk diam sambil memusatkan seluruh perhatian pada pernapasan atau hal tertentu lainnya ini secara tidak langsung dapat meningkatkan kesadaran diri dan fokus kamu dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Termasuk menjadi lebih tenang dikala sedang emosi.

Baca juga: 6 + 1 Cara Melatih Kesabaran dalam Menjalani Segala Situasi Kehidupan

5. Cobalah menjadi lebih spiritual

menjadi lebih spiritual - cara mengendalikan emosi

Selain meditasi, mendekatkan diri kepada Tuhan juga dapat membuat kamu menjadi lebih tenang dan lebih bisa mengendalikan emosi. Ajaran agama yang menganjurkan kamu untuk tidak marah dan senantiasa bersabar, tentu akan lebih kamu taati ketika kamu menjadi sosok yang lebih spiritual.

6. Hiduplah dengan perencanaan

rencana

Buatlah daftar beberapa tujuan/goal/target yang kamu inginkan dalam hidup. Lalu buatlah rencana untuk mencapai tujuan tersebut. Setelah itu, action action dan action. Dan jika sudah tercapai satu tujuan, maka buatlah target yang baru lagi berikut rencananya, yang juga diikuti dengan eksekusinya.

Baca juga: Cara Menikmati Hidup dengan 5 Langkah Sederhana

Lakukan hal ini terus menerus agar hidupmu bisa fokus dan terarah. Tidak linglung, terombang-ambing kesana kemari. Sebab jika kamu hidup tanpa perencanaan, besar kemungkinan keadaan psikologismu bakal menjadi sangat sangat rentan. Alias kamu akan jadi lebih mudah tersinggung, baperan dan lain sebagainya. Otomatis, menjadi sulit juga dalam mengendalikan emosi.

7. Maafkanlah

Salah satu cara mengendalikan emosi yang barangkali ‘sulit’ untuk dilakukan adalah dengan memaafkan. Walau sulit, tindakan ini sebetulnya termasuk efektif dalam meredam emosi diri. Apabila saat ini hati kamu masih saja memendam perasaan kesal, sedih, dan marah atas perilaku orang lain atau bahkan dirimu sendiri, maka maafkanlah. Niscaya gejolak emosimu akan segera mereda. Mungkin tidak sekarang atau dalam waktu yang dekat, tapi yakinlah bahwa dia akan segera mereda.

8. Jaga kesehatan

Kondisi kesehatan yang buruk akan membuat kamu lebih cenderung emosian di kala masalah sedang menimpa. Untuk itu, jagalah kesehatan kamu dengan rutin berolahraga, makan-makanan yang sehat, hingga senantiasa meluangkan waktu yang cukup untuk beristirahat (tidur).

9. Menjalin komunikasi dengan orang lain

jalin komunikasi dengan orang lain - cara mengendalikan emosi

Bercerita dan berkomunikasi dengan orang lain, seperti anggota keluarga, teman, kerabat, hingga orang asing sekalipun sejatinya dapat membuat pikiran dan hati kamu menjadi lebih rileks. Kondisi diri yang ‘damai’ inilah yang kemudian akan membuat emosi kamu jadi lebih mudah untuk dikontrol. Selain itu, menurut penelitian kamu pun bisa menjadi lebih bahagia


Selain penjelasan diatas, sesungguhnya ada banyak lagi cara mengendalikan emosi yang bisa kamu praktekkan. Untuk itu, bila tidak ada satupun strategi disini yang sesuai dan terbukti ‘bekerja’ pada kasus yang kamu alami, maka cobalah untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli.

Author

I write, therefore I Am | Blog ini saya gunakan untuk menulis tentang opini, pengalaman, maupun tips2 yang berkaitan dengan topik finansial dan blogging. Buat kamu yang ingin bertanya (request artikel), silahkan langsung melalui halaman Ask ME . Sosial media: Twitter | Instagram Business inquiries: Kontak

Write A Comment