Tahukah kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.

Pramoedya Ananta Toer

Tak bisa dipungkiri bahwa menulis adalah salah satu proses kreatif. Pasalnya, proses ini mengharuskan sang penulis untuk mencampur adukkan antara pengetahuan, pengalaman, dan emosi secara proporsional. Ditambah juga keharusan untuk memilih gaya bahasa yang menarik dan sesuai. Kesalahan dalam melakukan proses kreatif ini akan membuat karya tulis yang dihasilkan terasa hambar, penuh kepura-puraaan, dan minim manfaat.

Maka benarlah ungkapan bahwa menulis tidak ada sama sekali kaitannya dengan jenjang pendidikan formal yang diikuti oleh seseorang.

Namun, tantangan tersebut harusnya tidak boleh menjadi tembok penghalang yang memutus harapan kamu untuk menulis. Sebab semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk menulis dan menjadi terkenal karena tulisannya.

Sehingga yang menjadi persoalannya disini bukanlah seberapa sulit kegiatan menulis itu, melainkan seberapa kuatkah kemauan dan tekad kamu untuk menjadi seorang penulis?

Jika kamu merasa memiliki tekad dan kemauan untuk menulis yang cukup kuat, maka mulailah dengan membuat komitmen kepada dirimu sendiri untuk menulis secara konsisten. Kamu tidak perlu memiliki blog atau bentuk media online lainnya dalam menunjukkan komitmen kamu ini.

Kertas, buku diary, hingga aplikasi notepad yang ada di ponsel pintarmu merupakan beberapa alat permulaan yang tepat dan cocok bagi kamu yang baru memulai. Lalu mulailah menulis setiap hari, secara konsisten. Atau mungkin kamu bisa menyesuaikan dulu durasi berkalanya dan jumlah kata yang ingin ditulis sesuai dengan kemampuan kamu. Tidak perlu terburu-buru untuk langsung menulis 500 kata setiap hari.

Saya tahu komitmen yang akan kamu lakukan ini tidaklah mudah. Ini adalah bentuk komitmen yang berat. Maka dari itu, saya menitipkan sedikit tips untuk mempermudah kamu dalam menjalani komitmen tersebut.

Berikut 3 Cara Ampuh Menulis secara Konsisten yang Bisa Kamu Praktekkan Sekarang Juga

Menulislah dengan Jujur dari Hati tanpa Takut Kritikan

Sebagai pemula kemungkinan besar setiap tulisan kita akan dikritik. Baik karena isi yang tidak ada sangkut pautnya dengan judul tulisan, kurangnya data yang mendukung, hingga gaya bahasa pilihan yang kurang sesuai.

Jika suatu saat nanti tulisanmu dikritik oleh pembaca, dan ini pasti terjadi, kamu tidak perlu takut. Tetap menulislah dengan jujur dari hati. Kritikan yang dilontarkan pembaca jika itu berkaitan dengan hal-hal teknis dalam menulis, maka perhatikan dan upayakan perbaikan.

Akan tetapi, jika kritikan itu berkaitan dengan isi dari tulisanmu yang mana itu jujur dan bersumber dari hatimu, maka tak usahlah beri perhatian pada kritikan tersebut.

Jika kamu pernah menyempatkan membaca medium, kamu akan menemukan sejumlah penulis disana yang begitu jujur dan terang-terangan dalam menceritakan kehidupan seksualnya, pengalaman saat dilecehkan secara seksual dan dampak yang ia dapatkan pada kehidupannya saat ini, hingga hal-hal yang begitu sensitif yang menyangkut intelijen negara, perusahaan besar, dan aktivitas gelap politisi ternama.

Semuanya ditulis dengan jujur. Sehingga para pembaca ikut merasakan apa yang dialami oleh sang penulis. Ketika pembaca bisa ikut hanyut seperti itu, maka bisa diartikan bahwa penulisnya telah menghasilkan karya yang berhasil.

Intinya disini adalah bukan ajakan untuk membuka aib kamu atau orang lain secara terang-terangan, bukan juga imbauan untuk membuka rahasia yang seharusnya tidak diketahui publik. Tetapi lebih pada ajakan saya untuk menulis secara jujur dan tanpa takut dikritik.

Terutama bagi kamu yang pemula, menulis secara jujur akan membuat pena kamu menari-nari dengan begitu lancarnya di atas kertas. Akan membuat ide demi ide kreatif datang begitu saja. Deras layaknya air terjun. Tanpa ada hambatan sedikitpun. Bahkan, kadangkala menulis dengan jujur dapat membuat tulisanmu mengalir dengan baik sendirinya meski tanpa kamu lakukan penyuntingan.

Dan hal diatas jelas akan jauh memudahkan kamu dalam menulis secara konsisten.

Jangan Menunggu datangnya Inspirasi, Mulailah Menulis

Menulislah dengan bebas dan secepat mungkin, dan tuangkan semuanya ke atas kertas. Jangan melakukan koreksi atau menulis ulang sebelum semuanya habis kamu tuliskan.

John Steinbeck

Mood setiap orang memang selalu berubah-ubah. Termasuk dalam hal ini mood untuk menulis. Saya dan kamu tidak ada bedanya. Kita sama-sama merasakan saat dimana ide-ide kreatif tidak bisa bermunculan. Sehingga membuat kita pun menolak untuk menulis sesuatu pada hari itu.

Jika kamu masih memiliki mental seperti diatas, maka kamu akan kesulitan dalam memenuhi komitmen kali ini. Sebab, kejadian diatas akan terus berulang dan pada akhirnya akan membuatmu melewatkan hari demi hari tanpa menulis. Sehingga keinginan kamu untuk menulis secara konsisten hanya akan menjadi sebatas keinginan saja.

Daripada menunggu inspirasi datang, jauh lebih baik jika kamu mulai menuliskan apa saja yang terbesit di kepalamu. Seandainya kualitas tulisanmu saat itu pun terasa jelek, maka tidak apa-apa. Lanjutkan terus. Saya yakin lama kelamaan mood kamu akan tercipta dengan sendirinya dan ide-ide kreatif pun akan mulai bermunculan.

Tidak ada kalimat yang lebih tepat untuk mengutarakan kondisi diatas selain kutipan dari penulis populer asal Amerika Serikat, Napoleon Hill, berikut ini.

Jangan menunggu. Tidak akan pernah ada waktu yang tepat. Mulailah di mana pun kamu berada, dan bekerja dengan alat apa pun yang kamu miliki. Peralatan yang lebih baik akan ditemukan ketika kamu melangkah.

Napoleon Hill

Jadi, mulailah menulis.

Miliki Mental “Selow” dalam Menulis

Merupakan hal yang normal ketika kita, sebagai manusia, menginginkan hal-hal yang terbaik saja terjadi pada diri kita. Namun, sayang, sebagian besar dari kita tidak memiliki kesabaran yang cukup dalam menanti hal baik tersebut.

Kita terlalu tergesa-gesa. Kita ingin hal baik terjadi pada kita dalam waktu yang sesingkat mungkin. Padahal, kita tahu bahwa semua hal baik membutuhkan proses yang panjang dan memakan waktu.

Saya jadi teringat kata seorang investor ternama Amerika Serikat, Warren Buffet, yang mengatakan bahwa kamu (pria) tidak akan bisa menghasilkan seorang bayi dalam kurun waktu satu bulan dengan cara menghamili 9 wanita.

Semuanya butuh waktu. Begitupun dengan menulis. Kamu tidak akan serta merta langsung disebut sebagai seorang penulis hanya karena kamu telah menulis beberapa ratus atau ribu kata, bukan?

Maka janganlah juga kamu langsung berekspektasi tinggi pada kualitas dari hasil tulisan pertamamu. Sebab, bagaimanapun juga, itu pasti jelek dan membutuhkan banyak perbaikan. Maaf bila itu menyakitkan hati kamu, tapi memang begitulah adanya.

Meski demikian, teruslah menulis. Jangan biarkan satu hari pun terlewatkan tanpa kamu menulis sesuatu. Latihlah terus. Lambat laun, tanpa kamu sadari, kualitas tulisan kamu menjadi lebih mengalir dan enak dibaca. Semua itu terjadi begitu saja, jika kamu terus konsisten dalam berlatih menulis.

Maka dari itu, memiliki mental ‘selow’ dalam menulis itu sangat penting. Supaya keinginan kamu yang menggebu-gebu itu bisa lebih terbendung dan tidak menciptakan rasa bosan ketika ekspektasi yang kamu ciptakan nampaknya tak kunjung terlihat. Bukan karena tidak bisa tercapai. Tapi karena kamunya yang tidak sabar.

Entah kamu menulis tentang kisah perjalanan hidup kamu selama ini, kritikan atas kebijakan dari penguasa, ataupun surat cinta kepada orang yang kamu kasihi, teruslah menulis. Dan lakukanlah itu secara konsisten.

Catatan: Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat dan cukup membantu kamu, maka please setidaknya bantu saya untuk membagikan manfaatnya ke lebih banyak orang lagi. Lagipula, caranya mudah kok’ – cukup dengan mengklik satu atau lebih tombol share sosial media (twitter, facebook, google plus) yang terdapat pada bagian bawah artikel ini. Kemudian ikuti petunjuk berikutnya. Cheers !!

Author

Freelance Writer, Blogger, and Finance enthusiast. Blog ini saya buat untuk berbagi tips finansial, investasi, dan berbagai cara menghasilkan uang dari internet. Hubungi halo@zaipad.com untuk perihal pertanyaan dan kerjasama.

Write A Comment

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!

Mau Informasi GRATIS tentang Tips Finansial dan How to Make Money Online dari Zaipad?

*Bonus E-Book 53 Cara Mendapatkan Uang dari Internet khusus untuk kamu yang mendaftar hari ini. 

Pendaftaran Berhasil! Silakan cek Inbox kamu untuk Konfirmasi Email.