Review Tokopedia ReksaDana: Layakkah Berinvestasi di Sini?

TLDR: Dibandingkan dengan aplikasi lainnya, Tokopedia ReksaDana terbilang masih sangat kurang, terutama dari segi fitur dan jumlah reksadana yang dapat dibeli. Saya tidak merekomendasikan kamu berinvestasi di platform ini kecuali kamu punya alasan tertentu. Misalnya, tidak ingin ribet milih produk reksadana, ingin menikmati fasilitas pencairan reksadana secara instan, dll.

Apa itu Tokopedia ReksaDana?

Tokopedia ReksaDana merupakan salah satu fitur keuangan yang ada di aplikasi Tokopedia. Fitur ini memungkinkan kamu untuk berinvestasi reksadana di aplikasi Tokopedia secara online, praktis, dan dengan minimum investasi yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp10 ribu.

Tokopedia ReksaDana bukanlah Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) layaknya Ajaib, Bibit, dan Tanamduit, melainkan ini lebih ke platform e-commerce yang bekerjasama dengan APERD resmi, yaitu Bareksa.

Kualitas UI/UX

Kualitas desain UI/UX Tokopedia ReksaDana terbilang rapi dan sederhana sehingga mudah dioperasikan, bahkan oleh pemula.

Karena sedikitnya fitur yang mereka sediakan, maka di Tokopedia ReksaDana kamu tidak akan menemukan banyak tombol seperti di aplikasi reksadana lainnya. Cukup yang penting-penting saja, setidaknya menurut tim desain UI/UX mereka.

Tampilan Beranda tokopedia Reksadana
Tampilan Beranda tokopedia Reksadana

Kemudahan Mendaftar

Proses mendaftar dan verifikasi akun di Tokopedia ReksaDana bisa dibilang sangat cepat, Hanya beberapa menit saja (maksimal 1×24 jam). Ya kurang lebih sama seperti aplikasi reksadana lain. Begitu pun dengan data-data yang diminta saat proses pendaftaran.

Yang berbeda palingan cuma data “foto selfie dengan KTP”. Di Tokopedia ReksaDana, kamu tidak akan diminta hal ini.  

Berikut video tutorial cara mendaftar di Tokopedia ReksaDana (langsung ke menit 1:00):

Fitur Tokopedia ReksaDana

Di antara semua aplikasi investasi reksadana yang sudah pernah saya coba, Tokopedia ReksaDana yang memiliki paling sedikit fitur, diantaranya:

1. Dana Impian

Di fitur ini, kamu bisa buat tujuan keuangan tertentu dan mengetahui berapa jumlah dana yang harus kamu tabung secara berkala agar tujuan tersebut bisa tercapai dalam jangka waktu yang sudah kamu tentukan sebelumnya.

2. Langganan Reksa Dana

Sesuai namanya, kamu bisa berlangganan produk reksadana tertentu di Tokopedia lewat fitur ini. Adapun pilihan langganannya hanya ada setiap minggu dan bulan.

Fitur dana impian Tokopedia ReksaDana
Fitur langganan reksadana Tokopedia ReksaDana

Kelebihan dan Kekurangan Tokopedia ReksaDana

Kelebihan:

  • Pendaftaran mudah dan cepat
  • Minimum investasi terjangkau
  • Kualitas desain UI/UX sederhana
  • Gratis biaya transaksi jual/beli reksadana
  • Metode pembayaran sangat beragam
  • Promo lumayan sering
  • Tersedia fasilitas penarikan dana instan (mirip dengan BukaReksa). Aplikasi lain butuh waktu 1-2 hari kerja.  Kalau kamu berniat menyiapkan dana darurat, saran saya menabunglah di aplikasi reksadana yang menyediakan fasilitas seperti ini.

Kekurangan:

  • Fitur yang tersedia terbatas
  • Produk reksadana yang bisa dibeli cuma dua yakni, Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra dan Syailendra Dana Kas
  • Hanya tersedia jenis reksadana pasar uang. Tidak ada reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, reksadana saham, dan reksadana indeks.
  • Investor tidak bisa melihat dokumen prospektus reksadana. Hanya bisa melihat Fund Fact Sheet
  • Tidak fokus. Berinvestasi di platform e-commerce punya banyak sekali distraksi yang dapat membuat kamu kehilangan fokus dan malah jadi belanja. Hehe

FAQ

1. Apakah Tokopedia ReksaDana Penipuan?

Tidak. Dalam menyediakan layanan investasi reksadana, Tokopedia ReksaDana menjalin kerjasama dengan APERD resmi, Bareksa yang sudah resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia.

2. Apakah Tokopedia ReksaDana Syariah?

Iya. Di Tokopedia ReksaDana terdapat produk reksadana syariah yang bisa kamu beli, yaitu Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra.

3. Berapa minimum investasi di Tokopedia ReksaDana?

Rp10.000. Lebih murah dari segelas kopi.

Kesimpulan

Jika kamu serius ingin berinvestasi reksadana, sebaiknya pilih aplikasi lain. Jangan di platform e-commerce seperti Tokopedia ReksaDana atau BukaReksa. Kecuali kamu memang ingin mengincar promonya dan menikmati fasilitas pencarian dana instan yang disediakan.

Saat ini, berinvestasi reksadana di Tokopedia menurut saya hanya cocok bagi investor konservatif, kurang menyukai risiko, dan hanya tertarik untuk berinvestasi jangka pendek. Kalau ingin investasi jangka panjang, pilih aplikasi lain yang ada produk reksadana campuran, reksadana saham, dan reksadana indeks.

Perbandingan marketplace reksadana

APLIKASI

PROS and CONS

RATING

LINK

logo adakami
  • Tersedia layanan investasi reksadana, saham, dan cryptocurrency

  • Investasi reksadana mulai dari Rp10 ribu

  • Gratis biaya komisi

  • Pilihan metode pembayaran untuk membeli reksadana terbatas

  • Customer service kurang responsif

  • zai.981

    Masukkan kode referral ini saat registrasi di Ajaib agar dapat bonus 100 lembar saham gratis. *s&k berlaku
Review Tokopedia ReksaDana: Layakkah Berinvestasi di Sini? 1
  • Robo-Advisor

  • Tampilan UI/UX aplikasi yang ramah pemula

  • Investasi mulai dari Rp10 ribu

  • Gratis biaya komisi

  • Bisa investasi Surat Berharga Negara (SBN)

  • Pencairan reksadana instan

  • Kadang aplikasi suka lambat loading saat dibuka

  • zaipad50

    Masukkan kode referral ini saat registrasi di BIBIT agar dapat cashback reksadana Rp25 ribu. *s&k berlaku
Review Tokopedia ReksaDana: Layakkah Berinvestasi di Sini? 2
  • Bisa beli paket investasi reksadana (bundling)

  • Minimum investasi terjangkau

  • Sering ngasih promo

  • Produk reksadana terbatas

  • Fitur kurang lengkap

  • Wajib punya akun Bukalapak untuk daftar BukaReksa

Review Tokopedia ReksaDana: Layakkah Berinvestasi di Sini? 3
  • Fitur lengkap

  • Lebih banyak pilihan produk reksadana dibanding aplikasi lain

  • Minimum investasi terjangkau, mulai dari Rp100 ribu

  • Pencairan reksadana instan

  • Tampilan aplikasi kurang ramah untuk pemula

  • Layanan customer service tidak tersedia langsung di aplikasi

  • Minimum investasi masih lebih mahal dibanding kompetitor

Review Tokopedia ReksaDana: Layakkah Berinvestasi di Sini? 4
  • Bisa investasi reksadana, emas, SBN, dan beli asuransi

  • Investasi reksadana mulai dari Rp10 ribu

  • Tersedia beragam pilihan metode pembayaran

  • Produk reksadana relatif sedikit

  • Fitur yang tersedia terkait investasi reksadana kurang lengkap

  • ZAIFH00GDI2

    Masukkan kode referral ini saat registrasi di Tanamduit agar dapat cashback reksadana Rp20 ribu. *s&k berlaku
Review Tokopedia ReksaDana: Layakkah Berinvestasi di Sini? 5
  • Investasi mulai dari Rp10 ribu

  • Gratis biaya jual beli reksadana

  • Bisa jual reksadana secara instan

  • Jumlah produk reksadana sedikit

  • Fitur terbatas

  • Wajib punya akun Tokopedia untuk mendaftar

Zai Alam

A lifelong learner, blogger and part-time investor. I love sharing about personal finance and cuan-related tips. Connect with me on Twitter. (Disclaimer: not a financial advisor)

6 pemikiran pada “Review Tokopedia ReksaDana: Layakkah Berinvestasi di Sini?”

    • Reksadananya dijual dulu, nanti dana hasil penjualan bakal masuk ke Saldo Tokopedia secara otomatis. Setelah itu, bisa tarik saldonya ke rekening bank dengan minimum penarikan Rp10 ribu.

      Balas
  1. Halo…apakah sistenmnya seperti menabung setiap bulan? Atau kita hanya menyetorkan uang sekali saja lalu menunggu selama jangka waktu dan baru bisa dananya ditarik ya? Maaf bertanya, saya newbie. Semoga berkenan menjawab. Thank alot

    Balas
    • Mau nabung tiap bulan atau setor sekali saja itu semua tergantung pilihan investor. Kalau untuk masalah penarikan, saldo reksadana bisa ditarik kapan saja sesuai keinginan. Bahkan, kalau kamu investasi di Tokopedia Reksadana, dananya bisa langsung cair saat itu juga. Instan. Tidak perlu menunggu H+1 seperti pada umumnya. Sebaiknya, baca tulisan saya tentang panduan investasi reksadana bagi pemula kalau ingin belajar lebih lanjut. Semoga membantu 🙂

      Balas
    • Yup. Dalam investasi, faktor modal berpengaruh. Semakin besar modal, semakin besar potensi keuntungan atau kerugian yang diperoleh. Sebagai contoh, investasi 1 juta untung 10% berarti 100 ribu. Tapi kalau investasinya 100 juta, keuntungan 10% sudah berarti 10 juta. Begitu pun dengan kerugian.

      Balas

Tinggalkan komentar