Kenapa sih di dunia ini ada orang yang sukses jadi pengusaha dan ada pula yang tidak? Jawabannya tentu beragam. Namun, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh CB insight saat mempelajari tentang apa saja penyebab sebuah startup bangkrut alias gagal, menemukan bahwa alasan utama mengapa sebuah perusahaan rintisan gagal adalah karena tidak adanya kebutuhan pasar (market).

Artinya sebagian besar bisnis gagal adalah bisnis yang menawarkan produk/jasa yang pada kenyataannya jarang atau tidak dibutuhkan oleh konsumen. Sehingga cepat atau lambat pasti bakalan kolaps walaupun sudah banyak biaya dan tenaga yang dikeluarkan buat keperluan promosi dan edukasi pasar.

Seth Godin, seorang penulis dan pakar marketing asal negeri paman sam, pernah memberikan nasihat seperti ini:

“Don’t find customers for your products, find PRODUCTS for your CUSTOMERS.”

Artinya sebagai seorang pengusaha, sudah seharusnya kita punya pola pikir mencari produk untuk calon konsumen, bukan malah sebaliknya.

Toh ujung-ujungnya tujuan utama didirikannya sebuah bisnis adalah untuk mendapatkan keuntungan yang cukup supaya bisa terus berjalan. Bukan untuk sekedar gaya-gayaan saja.

Boleh jadi kamu punya produk/jasa yang paling keren sedunia. Namun kalau misalnya konsumen pada gak butuh, gimana? Apa iya kamu akan tetap ngotot membuat produknya? Kan, gak mungkin.

Buang-buang waktu, tenaga, dan uang saja.

Oleh karena itu pastikanlah setiap kali mau memulai bisnis kita melakukan research terlebih dahulu. Lakukan riset yang cukup untuk memastikan apakah betul-betul di pasar ada kebutuhan yang real (nyata) terhadap produk/jasa yang akan dijual.

Dan pastikan juga apakah tingkat kebutuhan pasar terhadap produk/jasa yang kita tawarkan itu dapat menghasilkan profit yang lumayan (baca: kalau perlu ‘besar’) bagi bisnis kita supaya bisa terus bertahan.

Nah, seandainya kamu bisa menjawab ‘iya’ atas kedua pertanyaan diatas, maka bagus! Setidaknya kamu sudah memiliki pondasi yang kuat untuk melanjutkan rencana bisnis kamu itu ke tahap eksekusi. Sebaliknya, jika jawabanmu tidak, saran saya cobalah dulu mencari beberapa ide bisnis yang lain.

Oke, katakanlah saya saat ini sudah punya produk/jasa yang dibutuhkan oleh market dan dengan volume demand yang lumayan.

Pertanyaannya, apakah itu lantas menjamin bisnis saya bakalan sukses kedepannya?

Ohhh, jelas tidak. Masih banyak sekali faktor lain yang mempengaruhi sukses atau tidaknya sebuah bisnis. Masih ada unsur strategi, relasi, eksekusi, timing, dan tetek bengek lainnya yang juga harus berada dalam pengelolaan yang baik.

Walaupun demikian, memiliki produk atau jasa yang dibutuhkan oleh pasar, setidaknya sudah merupakan modal awal bagi bisnis mana saja untuk bisa terus survive dan berhasil di kemudian hari.

Bagaimana menurutmu?

Author

Freelance Writer, Blogger, and Finance enthusiast. Blog ini saya buat untuk berbagi tips finansial, investasi, dan berbagai cara menghasilkan uang dari internet. Hubungi halo@zaipad.com untuk perihal pertanyaan dan kerjasama.

5 Comments

  1. Bener banget ini. Juallah produk yang bisa memberikan solusi permasalahan pelanggan. Pasti laku 😀

  2. Wah bagus sekali itu quote find product for your customer,iya pola pikir itu yang seharusnya dibangun. Seperti gojek dan perusahaan start up lainnya.

  3. Ya setuju sekali dengan pernyataannya. Kalau kita ada produk yang memang banyak yang butuh tentu akan laku sendiri.

  4. Apple juga melakukan itu untuk membuat product. Mereka mencari apa yang dibutuhkan konsumen. Bukan bikin produk duluan baru nyari konsumen..

    • Zai Z Reply

      Betul. Orang kadangkala berpikir Apple membuat produk sesuka hatinya alm. Steve Jobs, atau siapapun petinggi disana. Padahal yang pasti adalah bagian R&D perusahannya selalu merekomendasi rancangan/pembuatan suatu produk yang memang demandnya sudah ada. Dan berpotensi memperoleh margin yang cukup.

Write A Comment

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!